Throne of Seal : The Legend of Electrolux Eng
Yi Lai Ke Si, once revered as the Son of Light, was destined to protect humanity. From a young age, he showed exceptional talent in light magic, quickly rose to become one of the most powerful magicians in history. However, his life took a tragic turn when his fiancée, Fu Luo, betrayed him. As a result, his family was executed, and he fell from grace. Consumed by vengeance and despair, Yi Lai Ke Si abandoned the path of light. He embraced necromancy, merging it with his previous magic to create a new powerful force. After years of isolation and training, he became the Necromancer God. With an undead army, he destroyed the Pangbo Empire. Furthermore, he mastered the Reaper’s Scythe, overcoming its backlash. Yi Lai Ke Si achieved absolute power. Once a protector of humanity, he became its greatest nightmare—a legendary figure of destruction and revenge.
Throne of Seal : The Legend of Electrolux Indo
Yi Lai Ke Si, yang dulunya dihormati sebagai Son of Light, ditakdirkan untuk menjadi sosok besar sebagai pelindung umat manusia. Sejak usia dini, ia menunjukkan bakat luar biasa dalam sihir cahaya, dengan cepat naik pangkat untuk menjadi salah satu penyihir terkuat dalam sejarah. Namun, hidupnya berbalik tragis ketika tunangannya, Fu Luo, mengkhianatinya, yang mengarah pada eksekusi keluarganya dan kejatuhannya dari posisi terhormat. Tertelan oleh balas dendam dan keputusasaan, ia meninggalkan jalan cahaya dan merangkul nekromansi, menggabungkannya dengan sihir sebelumnya untuk menciptakan kekuatan yang belum pernah ada sebelumnya. Setelah bertahun-tahun berlatih dalam isolasi, ia menjadi Dewa Nekromancer, membangkitkan pasukan mayat hidup dan menghancurkan Kekaisaran Pangbo. Menguasai bahkan Sabit Penuai yang mematikan, ia mengatasi efek sampingnya untuk meraih kekuatan mutlak. Dulu pelindung umat manusia, ia berubah menjadi mimpi buruk terbesar umat manusia—sebuah legenda abadi kehancuran dan balas dendam.